alin bubul

gak kangen apa? ketika muterin lagu dan lagu itu ngepas banget sama hubungan kamu. dan pacar bilang ‘ini lagu buat kamu’.

 

gak kangen apa? pas ketemu becanda bareng, suka ketawa engak jelas, suka liatin dia terus kalo lagi berduaan.

 

gak kangen apa ya, nyium kening dan dicium keningnya. :’)

 

gak kangen apa? saat dimana pacar ngusap-ngusap rambut kamu dan kemudian ada kecupan di kening.

 

gak kangen apa? pas dipegang tangannya terus tangannya dicium.

 

gak kangen apa, pas kita pisah di terminal/bandara/stasiun terus di sana kita pengen nangis bareng. terus kita ketemu di sana lagi. akhirnya aku sanggup nunggu kamu loh. sanggup nunggu, dan makasih yaa udah sempetin nunggu aku dateng ke tempat kamu, jauh-jauh. aku relain sisihin uang jajan, capeknya kerasa. :”)

 

Gak kangen apa, dulu kita nonton bareng, yang aku tau. pas nunggu bareng kamu. itu kerasa banget moment kita berduanya, kerasa pas kita ngobrol lamanya. Ah, aku kangen kamu :*.

 

Pernah enggak, kamu berniat melupakan orang yang memang sulit untuk kamu lupain dan itu orang kamu sayangi, keberadaanya jauh di sana?

Pernah enggak, kamu sedih bahkan nangis atau ketawa dan seneng banget cuma karena pesan singkat yang kamu terima dari dia?

Pernah enggak, kamu mau bilang “aku udah gak sanggup lagi nunggu kamu” kepadaku. tapi, aku tetep bersikukuh ngeyakinin kamu?

Pernah enggak, kamu merindukan sosok dia yang dulu dan pada akhirnya dia tetap berbeda dengan dia yang dulu, apa kamu masih nerima dia dengan dia yang sekarang?

Pernah enggak, kamu merasa kalau kamu sendiri kurang mengerti dan menerima keadaan pacar kamu di sana?

Pernah enggak, kamu nuntut ke pacar kamu untuk jadi-ini-itu, hingga akhirnya kamu kesal sendiri karena tuntutan kamu gak terturuti?

Pernah enggak, kamu nangis-sedih karena enggak sengaja mendengarkan satu atau dua lagu yang isinya tentang kamu dan dia?

Pernah enggak, kamu ke tempat yang biasa kamu sama pacar kamu kunjungi pas lagi ketemuan, dan memang kamu niatin, karena kenangannya membuat kamu seakan sama dia?

Mungkin pertanyaan tadi bukan kepo, tapi menyadarkan kamu. Betapa banyaknya kenangan yang kamu buat dengannya, dan itu buat kamu ragu untuk menyudahi hubungan ini. semua hubungan pasti punya rasa jenuh, tapi semua bisa di atasi bukan dengan kata putus, kata terakhir untuk mengobati kejenuhan adalah “pertemuan”, jika tidak bisa bersabarlah. karena pertemuan itu bukan kamu-dia yang menentukan, tapi waktu yang menentukan sebuah pertemuan, bersabarlah. aku pasti kembali, untuk kamu. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s