Lelaki berhati wanita, apakah ini yang disebut waria?

Hallow, kembali lagi setelah sekian lama ngga bikin tulisan. buat yang belom tau nama saya ide, saya bertempat tinggal di batam. Saya seorang staff PLN yang insya allah permanen. amin. Kali ini saya mau berbagi sedikit kisah hidup saya sekaligus kisah cinta(i) yang terjadi seminggu lalu. Beberapa bulan yang lalu sama masih mempunyai pacar yang bertinggal ditangerang, dalam hubungan ini saya udah strong, dalam artian saya sudah biasa diselingkuhin, udah biasa disakitin.. buseh gua pacaran ama orang apa ama kaktus ya :”) . Disini saya bingung, kebanyakan dari hubungan adalah cowo yang lebih sering nyakitin, kenapa dalam hubungan saya, saya yang sering diperlakukan layaknya wanita? ada yang salah dengan diri ini, saya ngga tau kenapa dan bagaimana bisa. Saya ngerasa punya sifat yang dimiliki kebanyakan wanita..

NB : Beberapa kejadian saya tidak jelaskan karna mengandung unsur privasi.

Oke kembali ke jalan cerita, hari sabtu(26 Maret 2016) saya berangkat untuk menemui pacar saya yang ditangerang, pukul  06.20 saya berangkat dari rumah. Saya check in, kemudian saya mengirim pesan melalui line “im in airport, see ya there”. Pukul 08.20 pesawat diberangkatkan dari Hang Nadim menuju Soekarno Hatta. Pukul Sesampainya di bandara saya langsung menuju ke taksi yang berada dibandara dengan tujuan lippo karawaci, sampai di karawaci saya menuju XXI bermaksud menonton Superman vs Batman sambil menuggu ‘dia’ pulang dari tempat kerjanya, tapi kebetulan akhir pekan XXI sangat penuh dan saya merasa terlalu lapar untuk menonton, jadi saya lebih memilih makan daripada menonton. Selesai makan saya menuju salah satu hotel bintang 3 yang berada di karawaci untuk melakukan check in hotel yang sudah saya reservasi 2 hari lalu. pukul 12.00 saya sudah berada didalam kamar berlantai 6

untuk beristirahat sejenak. Tidak lama saya mendapat pesan yang ‘dia’ kirim melalui line “nanti aku kesana jam setengah 4 dari kantor ya”, dan saya mengiyakan.

Waktu berjalan, tibalah dia di depan kamar saya tepatnya kamar 610. Saya persilahkan masuk, beberapa menit kita berbincang akhirnya dia memutuskatn untuk mandi karna kegerahan. Saat ‘dia’ sedang mandi saya iseng untuk mengecek hpnya, karna saya sudah sering ”dimadu” olehnya, maka saya ingin memastikan bahwa kali ini dia sudah berubah. Hasilnya?🙂 saya melihat beberapa foto dia dengan beberapa lelaki lain dengan kata sayang, bahkan dengan mantannya dia Video call. saya tidak melarang, tapi dia pernah bilang ke saya, kebetulan sebelum kejadian ini dia ketauan masih sayang”an dengan mantannya, tapi dengan alibinya yang sampe skarang alesannya sebagai manusia itu ngga logis. Setelah saya melihat foto dia VC dan bersayang sayangan dengan beberapa lelaki. DAMN! ini terjadi lagi, tapi ngga sesakit dulu, siapa sih yang ngga sedih orang yang disayang itu ternyata selingkuh. Dan dia keluar dari kamar mandi, saya bersikap biasa padahal saya tau apa yang dia tidak ketahui. Sampai keesokan harinya saya bersiap untuk kembali ke batam. Dia mencoba melihat beberapa chat saya dengan wanita lain, yaitu nathasya dan putri. disini saya jelaskan bahwa saya chat dengan putri karena dia curhat tentang cowonya kesaya, dia minta pendapat apa yang harus ia lakukan, beda dengan nathasya, saya dengan nathasya membicarakan tentang mantan putri yang diisukan memakai wajah palsu (mereka berdua adalah teman dari game ayodance). Karna udah pukul 9 dan dia harus kuliah tapi dia masih membaca layar hp saya, saya mengambilnya dan menyuruhnya untuk pergi kuliah. Dia marah, saya hanya tersenyum dan bersenandung dalam hati “saya bisa lebih marah loh”. akhirnya saya melakukan check out lalu saya mengirimnya pesan:

Saya : ‘Marah?’

Dia : ‘Menurut mu? temui aku diluar’

Akhirnya kami bertemu didepan hotel, saya langsung mengungkapkan apa yang saya lihat dihpnya, dia terdiam. dia bertanya “kenapa ngga marah?” yang langsung saya jawab “kamu tuh bilangnya udah dewasa, sadar dong katanya gamau main main.” Kemudian saya tinggal kedalam hotel karna saya sudah reservasi taksi. Akhirnya saya mengantarnya ke kampus, lalu saya menuju bandara. KOSONG.. saya ngga tau saya hanya merasa kosong, sedih tapi ngga bisa nangis. Pada akhirnya saya memutuskan untuk benar benar berpisah, Sampai tulisan ini dibuat saya masih merasa bodoh bisa bertahan selama ini. Seperti kebanyakan kisah hidup wanita yang masih mau bertahan padahal lelakinya udah berkali kali mempermainkannya, lalu mengapa aku tidak bisa mempermainkan wanita seperti lelaki kebanyakan?. Kemarin malam (30 Maret 2016) saya pergi ke psikiater yang biasa saya temui, beliau adalah teman saya. Beliau mengatakan “lekaki berpikir menggunakan 90% logika dan 10% perasaan, itu sebabnya lelaki lebih sering cepat mengambil keputusan” sedangkan beliau berkata ” sedangkan wanita menggunakan 10% logika dan 90% perasaan, itu sebabnya wanita lebih sulit dalam mengambil keputusan dan selalu mempertimbangkan hal hal lain” beliau bertanya, cenderung kemanakah dirimu? lalu saya menjawab “wanita”. inikah yang dinamakan waria? mempunyai fisik lelaki tetapi hati wanita(?)

Sejak kejadian itu saya sadar, bahwa saya telah menghabiskan banyak uang, banyak waktu yang sia sia untuk merubahnya. Sekarang waktunya saya menjalani hidup yang baru, it’s time to move on bitches! sulit pasti, tapi smua ini mengajarkan saya untuk menjadi lebih kuat. Marah? pasti! siapa yang tidak marah orang yang disayangnya memperlakukan dirimu seperti itu, tapi.. i remember someone say “you play drama, you will get the karma :)” .Saya baru mulai membeli sebuah rumah yang tadinya saya fikir untuk tempat berteduh kami, tapi skarang motivasi saya melunasi rumah itu. Alhamdulillah saya sudah diangkat jadi karyawan PLN dan tidak perlu khawatir soal gaji, jadi saya tidak perlu takut untuk tidak bisa membayar rumah tersebut yang juga dibantu oleh orang tua saya🙂

Saya ingin menyampaikan beberapa pesan atas apa yang saya tulis.

  1. Memang kodratnya wanita itu dikejar, tapi berhentilah mengejar wanita yang tidak layak
  2. Tidak semua lelaki itu menyelingkuhi, ada wanita yang juga melakukan itu. So, jangan berkata “smua lelaki sama aja” :p
  3. LDR memang sulit, tapi percayalah.. jujur jika kamu tak bisa setia jauh lebih baik daripada kamu harus berpura pura dan bermain api dibelakangnya itu jauh lebih menyakitkan

hey kamu, kalo baca tulisan ini.. goodluck ! kita bukan dijalur yang sama, see ya in heaven🙂

Sekian, terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s